Apa itu Load Average Linux dalam CPU + Cara Menghitungnya

Inilah arti dan definisi load average linux dan tiga cara memeriksa rata-rata beban untuk memantau pemakaian sistem agar terhindar dari crash dan lemot.

Load average Linux adalah metrik utama untuk mengukur kinerja CPU dan kinerja sistem operasi di Linux. Beban ini juga bisa untuk memantau penggunaan sumber daya.

Apabila terjadi kelebihan beban, Anda perlu mengoptimalkan atau mematikan proses karena bisa menghabiskan banyak daya. Agar beban kerjanya menjadi seimbang, Anda harus menyediakan lebih banyak sumber daya.

Namun, bagaimana menentukan server yang Anda miliki mempunyai kapasitas muat yang cukup? Selengkapnya, pahami apa itu system load Linux, contoh, dan bagaimana cara menghitungnya di sini.

Apa itu Load Average Linux?

Load average adalah beban sistem rata-rata pada server Linux untuk jangka waktu tertentu. Artinya, permintaan CPU dari server yang mencakup utas yang sedang beroperasi dan yang dalam antrian.

Sistem idle mempunyai beban 0. Sedangkan setiap proses yang berjalan atau ada dalam daftar tunggu menjadikan beban bertambah menjadi 1.

Beban ini, tidak memberikan informasi yang bermanfaat bagi Anda karena beban bisa berubah sewaktu-waktu dalam hitungan detik.

Biasanya instruksi top atau uptime akan menyajikan rata-rata beban server dengan keluaran seperti berikut.

Digital ocean

Angka-angka di atas menunjukkan CPU load average selama periode satu, lima, dan lima belas menit.

Beban 1 bisa berarti sekitar 100% pemakaian sumber daya pada sistem prosesor inti tunggal (single core processor). Dan sistem ini tentu sudah tidak ada saat ini. Kecuali jika Anda tidak memutakhirkan sistem milik Anda selama satu dekade.

Sementara untuk prosesor dengan dua inti (dual core), beban 1 berarti 1 inti 100% menganggur. Artinya penggunaan CPU sekitar 50% (dibagi menjadi 2). Hal ini berlaku juga dengan prosesor inti empat (quad core), penggunaan CPU menjadi 25%.

Sementara untuk memperkirakan pemakaian sumber daya, Anda bisa menggunakan rasio load average terhadap jumlah inti prosesor. Meski bukan angka pasti, tetapi bisa membantu Anda untuk memantau sumber daya.

Cara Memeriksa Load Average Linux

Setelah mengetahui definisi load average Linux, kini Anda bisa mencari rata-rata bebannya menggunakan tiga cara menghitung load average berikut.

  1. Uptime

Untuk menggunakan perintah uptime, Anda bisa membuka baris perintah menggunakan shortcut key CTRL+ALT+T dan mengetikkan uptime. Setelahnya, akan muncul keluaran berupa jumlah waktu yang telah terpakai bersama jumlah pengguna aktif dan load average.

Digital ocean

Dari gambar di atas, load average untuk menit terakhir adalah 0.03, sedangkan untuk lima menit sebesar 0.03 dan 0.01 untuk lima belas menit terakhir.

  1. Top

Selain perintah uptime, Anda juga bisa menggunakan top command. Anda cukup buka terminal perintah dan ketik top. Dengan begitu, antarmuka top akan muncul.

Melalui perintah ini, Anda akan mendapatkan gambaran lebih mendalam tentang pemakaian sumber daya sistem.

Digital ocean

Seperti yang tampak dalam kotak, load average untuk menit terakhir adalah 0.34. Sementara lima menit terakhir adalah 0.14 dan 0.405 untuk lima belas menit.

  1. Glances Tools

Terakhir, memanfaatkan alat glances.

Alat ini sekilas memberikan informasi seperti perintah top. Namun, hasilnya lebih detail tentang pemakaian sumber daya sistem. Untuk memakai alat ini, Anda bisa menginstal paketnya dengan perintah: sudo apt-get install glances.

Setelah pemasangan selesai, ketik glances di terminal. Selanjutnya, akan muncul antarmuka yang menggambarkan beban rata-rata Linux dan informasi lain.

Di sini, Anda akan memperoleh informasi berupa jumlah inti prosesor dan load average-nya.

Digital ocean

Pada area kotak, tampak bahwa beban rata-rata menit terakhir adalah 0.14. Sementara lima menit dan lima belas menit, nilai bebannya adalah 0.12 dan 0.05.

Load average Linux adalah metrik penting yang mudah Anda gunakan untuk memantau sumber daya sistem. Menjaganya tetap stabil akan memastikan bahwa sistem Anda tidak akan mengalami masalah seperti crash atau lemot.

Sumber:

https://www.digitalocean.com/community/tutorials/load-average-in-linux

https://www.site24x7.com/blog/load-average-what-is-it-and-whats-the-best-load-average-for-your-linux-servers

https://youtu.be/U0HnfE6gLq8

https://youtu.be/6uutPhbtB1M

Gunakan NetMonk dan Dapatkan Konsultasi Gratis!

Konsultasi jaringan secara gratis dengan para engineer kami selama berlangganan NetMonk